Feminine Health

View (232)

Bagikan

pH Area Kewanitaan Berubah saat Menstruasi! Kok Bisa?

Di beberapa artikel sebelumnya, sudah sering disebutkan kalau pH seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan area kewanitaan karena bakteri baik dapat berperan secara optimal di kondisi pH yang ideal.

2. 1400x467px

Apa yang terjadi jika pH tidak ideal ?

Saat pH tidak ideal, kadar Bakteri Baik menurun dan didominasi oleh Bakteri Jahat yang dapat memicu terjadinya gejala infeksi seperti keputihan berlebih, gatal, iritasi dan bau tak sedap.

Saat menstruasi, area kewanitaan kita dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berbeda dari kondisi normal seperti darah dan pembalut. Darah ini pH nya sekitar 7.4 dan merupakan medium favorite dari Bakteri Jahat untuk berkembang biak. Ditambah pembalut dan kondisi yang lebih lembab akan semakin membuat kadar Bakteri Baik menurun sehingga risiko infeksi meningkat. Oleh karena itu, selain mengganti pembalut 3 – 4 jam sekali saat menstruasi, disarankan juga untuk menggunakan antiseptik kewanitaan yang disarankan digunakan saat menstruasi seperti Povidone – Iodine.

So ladies, di saat kondisi yang tinggi risiko infeksi seperti saat menstruasi ini sangat disarankan untuk menjaga kebersihan saat menstruasi untuk mendukung kesehatan area kewanitaan kita!

Produk BETADINE Feminine Care