Tanya Wanita

Menilik Pertanyaan Seputar Labia atau Bibir Kemaluan Wanita

Article Image

Mungkin sebagian besar dari Ladies sudah mengetahui istilah bibir organ kewanitaan atau yang disebut juga dengan Labia. Meskipun melihat labia setiap hari, tapi bisa jadi kamu belum begitu mengenal bagian tubuh yang satu ini. Oleh sebab itu, berikut adalah beberapa pertanyaan dan jawaban seputar labia yang banyak ditanyakan wanita:


Apa fungsi labia atau bibir Miss V? 

Labia terdiri dari dua bagian dan keduanya tentu memiliki fungsi yang berbeda. Bibir kemaluan yang pertama disebut dengan labia mayora. Terletak di paling luar daerah kewanitaan dan berbentuk dua lipatan elastis dari kulit, yang ada pada kiri dan kanan Miss V. Umumnya labia mayora disebut bibir luar vagina yang berfungsi untuk melindungi struktur Miss V yang berada di dalam dengan cara menutup.

Bagian dari bibir Miss V yang kedua disebut labia minora. Sebenarnya labia minora hampir sama dengan labia mayora, hanya saja berada di struktur dalam Miss V dan lebih tipis. Labia minora sendiri dapat diartikan sebagai dua lipatan kulit, terdiri dari sepasang, pada bagian kanan dan kiri. Labia minora berada lebih dalam dari labia mayora. Nah, labia minora akan semakin ‘tegang’ apabila ada rangsangan seksual. Bibir Miss V yang satu ini berfungsi sebagai saluran urin, pembukaan kelenjar bartholin dan juga skene atu vestibula. 


Kenapa Labia tiap wanita dapat terlihat berbeda? 

Mungkin banyak wanita yang bertanya kenapa bentuk bibir kemaluannya berbeda atau menganggapnya tidak normal. Padahal, faktanya labia yang dimiliki setiap wanita itu unik. Warna, ukuran, panjang, dan jumlah rambut bervariasi pada setiap wanita. Ya, Tuhan menciptakan wanita dengan labia yang dapat terlihat bebeda-beda lho, Ladies.

Anatomi bentuk bibir vagina tidak simetris 100% dan umumnya terjadi kondisi dimana salah satu bibir vagina berukuran sedikit lebih besar daripada sisi lainnya. Akan tetapi, bila perbedaan ukuran bibir vagina terlalu besar atau terlihat mencolok, maka sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokter untuk menghindari indikasi medis tertentu, seperti tumor pada labia atau kista bartholini.


Normalkah jika Labia menyusut? 

Jika bibir Miss V menyusut, kamu tidak perlu panik, Ladies. Seiring bertambahnya usia kamu, tentunya normal jika labia mengalami sedikit perubahan. Salah satu contoh yang kerap terjadi adalah berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan labia menyusut setelah menopause. Selain itu, bibir Miss V kamu akan terlihat menipis di saat usiamu memasuki 20-an. Pasalnya, usai pubertas lemak subcutaneous yang berada di bawah kulitmu, termasuk di daerah kewanitaan ikut berkurang.


Bagaimana menjaga kebersihan Labia saat Red Days? 

Semua wanita perlu memahami cara merawat organ intim mereka termasuk saat haid atau Red Days. Munculnya aroma tidak sedap dari organ intim serta keputihan abnormal yang dapat disebabkan oleh bakteri dan jamur pastinya mengganggu, bukan? Nah, agar kesehatan dan kebersihan Miss V senantiasa terjaga, pastikan untuk membersihkan dengan cara yang benar. Gunakan pembersih Miss V yang mengandung povidone iodine seperti Betadine Feminine Hygiene agar daerah kewanitaanmu tetap higienis. 

Punya pertanyaan lain seputar daerah kewanitaan, Ladies? Sampaikan pertanyaanmu pada ahli kami di sini.



Share to

Comments

Please login to comment

0 responses

Related Articles