Well Being

Inikah yang Membuatmu Merasa 'Terbatas' Sebagai Wanita?

Article Image

Sungguh ironis jika di masa modern seperti sekarang wanita masih dinomorduakan. Apalagi saat ini istilah emansipasi sudah tak asing lagi.  Dalam sebuah keluarga, pria yang lebih diutamakan dalam menempuh pendidikan tinggi karena adanya anggapan bahwa kelak wanita hanya sebagai istri saja yang tidak dapat bekerja di luar rumah. Padahal, mengutip kalimat dari Dian Sastrowardoyo:

“Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena ia akan menjadi ibu. Ibu-ibu cerdas akan menghasilkan anak-anak cerdas.”

Jadi, jangan pernah ragu untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya, Ladies. Justru sebagai wanita, maka kamu wajib memiliki dasar pendidikan kuat agar anak-anak dan keturunan kamu kelak bisa menjadi cerdas dan tangguh seperti kamu. Tak ada salahnya jika wanita juga mengenyam pendidikan yang sama tingginya dengan pria namun tetap menjalankan tugasnya sebagai ibu rumah tangga. Wanita tak ingin melangkah di depan ataupun di belakang pria melainkan hanya ingin melangkah beriringan. 

Selain masalah pendidikan, 4 hal di bawah ini juga sering membuatmu ‘terbatas’ sebagai wanita. Apa saja, sih?


1. Merasa Diremehkan Saat Mengeluarkan Pendapat

Dianggap sebagai makhluk yang cenderung emosional membuat wanita seringkali dipandang sebelah mata saat mengeluarkan pendapat. Ya, karena banyak orang berpikir bahwa pendapat yang dikemukakan bisa saja dipengaruhi unsur perasaan. Oleh karena itu, pendapat pria yang lebih mengedepankan logika lebih sering didengarkan orang lain. Hal ini memang kadang menyebalkan, ya? Padahal ide-ide jenius juga datang dari pemikiran wanita, lho. Untuk menghadapinya cukup dengan lakukan yang terbaik untuk membuktikan semua cemoohan itu salah. Kuncinya ada pada diri kamu sendiri, Ladies. 


2. Dianggap Tidak Mampu Melakukan Pekerjaan Pria 

Berbanding lurus dengan pendidikan tadi. Wanita seringkali diremehkan dan dianggap tak mampu mengerjakan pekerjaan pria. Namun, siapa yang bilang wanita tak bisa jadi insinyur, pilot dan fotografer yang merupakan profesi yang biasa dilakukan pria? Bahkan wanita cenderung akan lebih teliti dan dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik. Lagipula, bukankah pria akan lebih bangga bila memiliki seorang istri yang menjadi wanita karier tanpa mengenyampingkan keluarganya? Selain itu, dengan bekerja, wanita juga lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pria.


3. Tidak Diakui Saat Mengambil Keputusan

Sebagai wanita, kamu harus berani menghadapi segala kendala, ketakutan, dan kekhawatiran supaya mantap dalam mengambil keputusan. Sama halnya dengan diremehkan saat mengeluarkan pendapat, saat mengambil keputusan pun wanita sering tidak diakui. Kamu harus tetap berani, karena untuk mencapai impian tak dapat hanya dengan bermain aman.


4. Tak Bisa Berbicara 'Sebebas' Pria (Termasuk Soal Organ Intim) 

Sebuah hal kecil dapat memberikan perubahan besar. Ya, itulah yang terjadi jika kamu mengenal lebih dalam tentang tubuhmu sendiri, termasuk daerah kewanitaan. Tapi, tak seperti pria, wanita dianggap tabu untuk membahas hal tersebut. Ada banyak faktor budaya dan sosial yang menekan sehingga wanita tidak bisa leluasa menyatakan minatnya itu. Roy Baumeister, seorang psikolog sosial di Florida State University, menemukan bahwa wanita yang berpendidikan lebih tinggi berpikiran lebih terbuka soal organ kewanitaan, tapi bagaimana mereka berpendapat dan berperilaku biasanya berlawanan karena masih sangat dipengaruhi pendapat dan perilaku lingkungannya. Bisa dibayangkan bagaimana keterbatasan-keterbatasan itu bisa membuat wanita merasa tertinggal dan penasaran. Padahal, minat wanita terhadap hal ini sama besarnya dengan pria.


Bagaimana, Ladies? Apakah 4 hal di atas yang membuatmu merasa diremehkan sebagai seorang wanita? Kalau  iya, yuk buang jauh-jauh rasa minder dan pikiran negatif supaya kita bisa lebih berani sebagai wanita. Jadilah inspirasi bagi banyak orang!



Share to

Comments

Please login to comment

0 responses

Related Articles